Selasa, 29 Oktober 2024

Kerajinan Pasar Global Berdasarkan Geopolitik dan Gerakan Non-Blok Dunia

 LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Mata Pelajaran: Prakarya dan Kewirausahaan

Kelas/Semester: 12 / Ganjil

Topik: Sejarah Kerajinan Pasar Global Berdasarkan Geopolitik dan Gerakan Non-Blok Dunia

Alokasi Waktu: 2 x 45 Menit


A. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran ini, peserta didik diharapkan mampu:

Menjelaskan sejarah kerajinan pasar global dari sudut pandang perkembangan geopolitik.

Mengidentifikasi peran penting Gerakan Non-Blok dalam memperluas jangkauan perdagangan kerajinan antarnegara.

Menganalisis dampak kebijakan global terhadap perkembangan kerajinan di negara-negara berkembang. 


B. Alat dan Bahan

Buku catatan

Perangkat dengan akses internet (untuk riset sejarah kerajinan dan Gerakan Non-Blok)

Peta dunia (untuk memvisualisasikan perubahan geopolitik) 


C. Pertanyaan Pemantik

Apa yang dimaksud dengan pasar global? Jelaskan bagaimana pasar kerajinan berkembang dari perdagangan lokal menjadi bagian dari pasar global.

Bagaimana situasi geopolitik memengaruhi perdagangan kerajinan? Jelaskan keterkaitan antara perubahan kekuatan politik dunia dan perubahan dalam sistem perdagangan kerajinan.

Apa dampak dari berdirinya Gerakan Non-Blok terhadap perdagangan kerajinan? Bagaimana negara-negara anggota Gerakan Non-Blok menjaga netralitas mereka sambil tetap aktif dalam perdagangan internasional? 




D. Langkah-Langkah Kerja

Pendahuluan: Sejarah Perdagangan Kerajinan Global

Baca materi atau lakukan riset mengenai sejarah awal perdagangan kerajinan antarnegara, mulai dari masa kolonial hingga zaman modern. Fokus pada bagaimana perdagangan ini dipengaruhi oleh perubahan geopolitik seperti penjajahan, perang dunia, dan perkembangan aliansi politik global.

Diskusi Kelompok: Pengaruh Geopolitik Terhadap Perkembangan Kerajinan

Dalam kelompok, diskusikan bagaimana perubahan geopolitik besar memengaruhi produksi dan perdagangan kerajinan.

Poin-poin yang bisa didiskusikan:

a. Pengaruh Perang Dunia I dan II terhadap produksi kerajinan di berbagai negara.

b. Bagaimana perang dingin dan aliansi politik seperti NATO dan Blok Timur memengaruhi perdagangan kerajinan antarnegara.

Riset Mandiri: Gerakan Non-Blok dan Kerajinan

Lakukan riset mengenai peran Gerakan Non-Blok dalam perdagangan internasional, khususnya di bidang kerajinan. Fokus pada bagaimana negara-negara anggota menggunakan netralitas mereka untuk menjalin kerja sama perdagangan dengan negara-negara besar, tanpa memihak blok politik tertentu.

Analisis Studi Kasus

Pilih salah satu negara anggota Gerakan Non-Blok yang memiliki industri kerajinan besar. Analisis:

a. Bagaimana negara tersebut mengembangkan kerajinan tradisionalnya menjadi komoditas global.

b. Peran Gerakan Non-Blok dalam membantu negara tersebut menembus pasar internasional di tengah ketegangan geopolitik.

E. Refleksi Kritis

Setelah mempelajari sejarah dan keterkaitan geopolitik dengan kerajinan pasar global, menurut Anda, apakah ada pola yang terus berulang dalam pengaruh politik terhadap perdagangan kerajinan? Jelaskan pendapat Anda.

Bagaimana negara berkembang bisa terus memajukan industri kerajinan mereka di tengah ketidakpastian politik global? 

Senin, 28 Oktober 2024

Ekosistem dalam pembuatan es krim_Tematik Kelas 10

 Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

Mata Pelajaran: Biologi
Kelas: X
Topik: Peran Ekosistem dalam Bahan Pembuatan Es Krim
Tujuan Pembelajaran: Siswa mamppu mengidentifikasi dan menjelaskan peran ekosistem dalam menyediakan bahan utama untuk pembuatan es krim.


Petunjuk Pengerjaan

  1. Bacalah setiap pertanyaan dengan cermat.
  2. Diskusikan dengan kelompok Anda untuk menjawab pertanyaan.
  3. Isilah lembar kerja ini berdasarkan hasil diskusi.

Pendahuluan

Es krim dibuat dari berbagai bahan alami yang berasal dari ekosistem yang berbeda, seperti susu, buah, dan gula. Setiap bahan tersebut memiliki asal-usul dan peran ekosistem dalam penyediaannya. Melalui kegiatan ini, Anda akan mempelajari lebih dalam tentang bagaimana ekosistem berperan dalam penyediaan bahan-bahan ini.


Tugas

Langkah 1: Identifikasi Bahan Utama dalam Es Krim

  1. Tuliskan tiga bahan utama dalam pembuatan es krim (contoh: susu, buah, gula).
    • Bahan 1:
    • Bahan 2:
    • Bahan 3:

Langkah 2: Hubungan Bahan dengan Ekosistem

  1. Diskusikan dan identifikasi ekosistem asal dari masing-masing bahan tersebut.
    • Susu:
      • Asal: Ekosistem peternakan (rumput dan air yang tersedia untuk hewan penghasil susu)
      • Peran Ekosistem:
    • Buah:
      • Asal: Ekosistem pertanian atau hutan
      • Peran Ekosistem:
    • Gula:
      • Asal: Ekosistem perkebunan
      • Peran Ekosistem:

Langkah 3: Analisis Dampak Ekosistem

  1. Jelaskan bagaimana kerusakan ekosistem akan memengaruhi ketersediaan masing-masing bahan ini untuk pembuatan es krim.
    • Dampak pada Susu:
    • Dampak pada Buah:
    • Dampak pada Gula:

Refleksi

  1. Berdasarkan diskusi, tuliskan kesimpulan Anda tentang pentingnya menjaga ekosistem dalam penyediaan bahan makanan sehari-hari, termasuk es krim.

Rubrik Penilaian

Aspek Penilaian

Skor 1

Skor 2

Skor 3

Skor 4

Identifikasi bahan

Tidak lengkap

Lengkap dengan sedikit kesalahan

Lengkap dan benar

Sangat lengkap dan jelas

Pemahaman peran ekosistem

Sangat rendah

Cukup

Baik

Sangat baik

Analisis dampak ekosistem

Tidak sesuai

Cukup sesuai

Sesuai

Sangat sesuai

Kesimpulan

Tidak jelas

Cukup jelas

Jelas

Sangat jelas


Dengan LKPD ini, siswa dapat belajar tentang ketergantungan bahan makanan pada ekosistem dan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan untuk mendukung kehidupan sehari-hari.

Selasa, 22 Oktober 2024

Mekanisme Pewarisan Sifat yang Mendukung Pola Hidup Sehat

 PEMBELAJARAN TEMATIK

KELAS 12

PERIODE : 21 - 25 OKTOBER 2024

Penyakit yang Disebabkan oleh Virus

 Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)

Mata Pelajaran: Biologi
Kelas: X
Topik: Penyakit yang Disebabkan oleh Virus
Alokasi Waktu: 140 menit

A. Tujuan Pembelajaran

Setelah menyelesaikan kegiatan ini, peserta didik diharapkan dapat:

  1. Mengidentifikasi penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus.
  2. Menjelaskan ciri-ciri umum penyakit yang disebabkan oleh virus.
  3. Menjelaskan cara pencegahan penyakit yang disebabkan oleh virus.

B. Petunjuk Kerja

  1. Bacalah setiap pertanyaan dan tugas dengan seksama.
  2. Diskusikan dalam kelompok kecil (3-4 orang) untuk menjawab pertanyaan.
  3. Gunakan sumber informasi yang relevan untuk mendukung jawaban kalian, seperti buku atau internet.
  4. Tuliskan jawaban kalian di lembar yang tersedia.

C. Alat dan Bahan

  • Buku teks biologi
  • Akses ke internet (jika tersedia)
  • Lembar kertas atau laptop untuk mencatat jawaban

D. Kegiatan

1. Identifikasi Penyakit yang Disebabkan oleh Virus

Berikut adalah beberapa contoh penyakit yang disebabkan oleh virus:

  • Influenza
  • Dengue
  • COVID-19
  • Hepatitis B
  • HIV/AIDS
  • Zika
  • Herpes
  • Ebola
  • Gondong
  • Flu burung
  • Campak
  • Polio
  • Kanker Serviks
  • Sars
  • Chikungunya
  • Rhinovirus

Tugas 1:

  1. Pilih dua dari penyakit di atas atau penyakit lain yang disebabkan oleh virus.
  2. Cari informasi tentang ciri-ciri utama penyakit tersebut (gejala, cara penyebaran).
  3. Catat jawaban kalian dalam tabel berikut:

Nama Penyakit

Ciri-ciri (Gejala)

Cara Penyebaran

2. Cara Pencegahan Penyakit yang Disebabkan oleh Virus

Setiap penyakit memiliki cara pencegahan yang berbeda, tergantung pada cara penyebarannya dan faktor risiko lainnya.

Tugas 2:

  1. Berdasarkan dua penyakit yang sudah kalian pilih, jelaskan cara pencegahan penyakit tersebut.
  2. Tuliskan jawaban kalian dalam tabel berikut:

Nama Penyakit

Cara Pencegahan

3. Diskusi Kelompok

Setelah menyelesaikan tabel, lakukan diskusi dalam kelompok kalian:

  1. Bagaimana cara virus menyebabkan penyakit di tubuh manusia?
  2. Apa yang terjadi jika pencegahan tidak dilakukan secara optimal?
  3. Apa yang bisa dilakukan masyarakat untuk mengurangi penyebaran penyakit yang disebabkan oleh virus?

Tuliskan hasil diskusi kalian dalam 3-4 paragraf.


E. Refleksi

  1. Dari kegiatan ini, apa yang kalian pelajari tentang pentingnya pencegahan penyakit yang disebabkan oleh virus?
  2. Bagaimana peran individu dalam meminimalisir penyebaran penyakit viral di masyarakat?

F. Penilaian

Kriteria Penilaian:

Aspek Penilaian

Skor Maksimal

Skor Dicapai

Ketepatan Identifikasi

30

Pemahaman Ciri-ciri Penyakit

30

Cara Pencegahan

30

Keterlibatan Diskusi

10



Selasa, 08 Oktober 2024

MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN

 PEMBELAJARAN BIOLOGI 

MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN

GURU MATAPELAJARAN : WAYAN VISKA ARILIA CANDRA,S.Pd.

KELAS : X

HARI     : RABU

TANGGAL : 09 OKTOBER 2024


KLIK LINK BERIKUT INI :

Ringkasan Materi Perubahan Lingkungan

Perubahan lingkungan adalah topik yang membahas bagaimana berbagai faktor, baik alami maupun aktivitas manusia, mempengaruhi lingkungan fisik dan ekosistem. Dalam Kurikulum Merdeka kelas 10, materi ini melibatkan pemahaman tentang konsep perubahan lingkungan serta dampak-dampaknya terhadap kehidupan di bumi. Berikut adalah beberapa poin penting dari materi perubahan lingkungan:

1. Faktor-Faktor Penyebab Perubahan Lingkungan

  • Faktor Alam: Aktivitas alami seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, angin topan, dan erosi yang dapat mengubah bentuk permukaan bumi serta merusak ekosistem.
  • Faktor Manusia (Antropogenik): Kegiatan manusia seperti penebangan hutan, urbanisasi, pertanian, dan polusi yang memicu degradasi lingkungan.

2. Dampak Perubahan Lingkungan

  • Dampak terhadap Ekosistem: Hilangnya habitat bagi spesies, penurunan keanekaragaman hayati, dan perubahan siklus kehidupan flora dan fauna.
  • Dampak terhadap Kesehatan Manusia: Pencemaran udara, air, dan tanah yang dapat menyebabkan berbagai penyakit, krisis pangan, serta akses terhadap air bersih yang semakin terbatas.
  • Dampak terhadap Iklim: Pemanasan global akibat emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktivitas manusia, seperti pembakaran bahan bakar fosil, mengakibatkan perubahan pola cuaca dan bencana alam yang semakin sering terjadi.

3. Upaya Pelestarian dan Pengendalian Perubahan Lingkungan

  • Reboisasi dan Konservasi: Menanam kembali hutan yang gundul dan melindungi area konservasi alam untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
  • Pengelolaan Limbah dan Pengurangan Emisi: Mengurangi produksi limbah dan emisi gas rumah kaca dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan serta gaya hidup berkelanjutan.
  • Edukasi dan Kesadaran Lingkungan: Menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan melalui program pendidikan, kampanye, dan gerakan hijau.

4. Peran Individu dan Komunitas dalam Menjaga Lingkungan

  • Gaya Hidup Ramah Lingkungan: Mengurangi penggunaan plastik, hemat energi, dan mendukung produk ramah lingkungan.
  • Partisipasi dalam Gerakan Lingkungan: Terlibat dalam gerakan komunitas seperti pembersihan pantai, penghijauan, dan penanaman pohon.

5. Kajian Kasus Global dan Lokal

  • Perubahan Lingkungan Global: Fenomena seperti pemanasan global dan pencairan es di kutub.
  • Perubahan Lingkungan di Indonesia: Masalah seperti kebakaran hutan di Kalimantan, banjir di Jakarta, dan kerusakan terumbu karang.

6. Teknologi dan Inovasi untuk Mengatasi Perubahan Lingkungan

  • Pemanfaatan teknologi energi terbarukan seperti tenaga surya dan angin.
  • Penggunaan teknologi hijau dalam pertanian dan industri.